• Tahapan Membangun Bisnis dengan mudah

    bisnis dengan mudah

    Banyaknya Start up company atau perusahaan start up di karenakan Membangun bisnis memang ternyata sangat mudah asal ada kemauan dan singkatnya bisnis itu kita yang kelola lalu tahapan tahapan yang kita lalui juga sangat bisa dilakukan ketika kita ada kemauan yang membuat bisnis itu akan sukses.


    Manjalankan bisnis menuju kesuksessan memang ada troubleshootingnya atau problematika tetapi itu semua setelah kita menjalankan apa yang ada dalam benak kita.

    Orang kebanyakan menjalankan bisnis dengan modal yang besar dan akhirnya jatuh bangkrut dan ternyata bisnis seharusnya tidak seperti itu tergantung dari kapasitas kita memulainya.


    Mau bisnis restourant seharusnya kita bikin warung nasi uduk dulu, mau bisnis travel mending kita belajar menjadi agen dulu dan bisnis baju bisnis bengkel ya di mulai dari yang kecil kecil dahulu atau mau bisnis digital marketing agency ya kita harus belajar seo dahulu.


    Dari pengalaman pengalaman diatas nantinya saat bisnis itu mulai maju maka kita beralih untuk membesarkannya dengan mencari investor atau pemodal yang mau memodalkan dengan bagi hasil yang disepakati.

    Ada juga pemodalnya malah datang sendiri dikarenakan peluang bisnis yang kita coba memang sangat fantastis dan dibutuhkan oleh orang banyak.

    Bisnis juga untuk mengejar sesuatu yang masive diperlukan modal yang kuat makanya kita belajar menjadi besar dari hal yang keci kecil dahulu atau ruginya kita dari kecil dahulu anggap saja sebagai uang pembelajaran.


    Tahapan membangun Bisnis dengan mudah


    ide bisnis



    1. Langkah pertama, cari ide sesuai hoby

    Mulai dengan mencari ide: Hal apa yang sulit didapat di area tempat tinggalmu? Apa yang biasanya sering dibutuhkan oleh teman-temanmu? “Cari tahu apa kekurangan di area sekitarmu,” ujar Amy Wilkinson, pengarang The Creator's Code sekaligus dosen Stanford Graduate School of Business. 
    Mungkin saja kotamu memiliki banyak tempat wisata namun tidak ada tour guide yang resmi, atau mungkin ada banyak studio yoga di kota kamu namun jarang ditemukan kelas cycling. Nah, dari sekian banyak opsi, pilih satu jenis bisnis yang sekiranya paling kamu minati. “Ketika kamu ingin membangun suatu bisnis, kamu harus sudah siap untuk berkomitmen penuh terhadap bisnis tersebut. Maka dari itu pilih yang paling sudah pasti kamu sukai,” ujar Amy.

    2. Kemudian cari tahu siapa saja kompetitormu

    “Cari tahu siapa saja sainganmu,” ujar Tina Wells, CEO dan founder Buzz Marketing Group. Semisal, kamu ingin membangun kafe burger atau bisnis baju distro, cari tahu ada berapa banyak restoran burger dalam jarak 10 kilometer dari kafemu dan toko distro dari tempatmu, lalu lihat seberapa banyak yang berdagang disana. 
    Tidak ada? Berarti ide tersebut boleh dicoba. Tapi ingat, kamu mungkin harus berkompetisi dengan kafe lainnya yang serupa di luar jarak tersebut. Pastikan kamu memiliki kelebihan lainnya, semisal pesan antar 24/7.

    3. Serta seperti apa pelangganmu

    Jika kamu tak bisa menyebutkan kira-kira siapa lima pembeli produk atau jasamu, maka ide tersebut mungkin kurang menarik. Cara lainnya, tutup matamu, lalu bayangkan bahwa kamu adalah si pelanggan. 
    Minimal seminggu sekali, saya pasti akan membeli kopi di kafe favorit. Kopi yang saya suka seperti...” Dengan memosisikan diri kamu sebagai si pelanggan, kamu bisa mencari tahu apa yang sebenarnya para pelanggan inginkan.
    Mulailah melangkah dengan melakukan hal hal ini

    Lakukan research

    Di tahap ini, kamu harus mengumpulkan sebanyak mungkin informasi mengenai bisnis yang serupa. Semisal kamu ingin membuka kafe smoothie, kunjungi sebanyak mungkin kafe yang serupa dan buat catatan mengenai keadaan toko tersebut. 
    Seberapa lama biasanya mereka membutuhkan waktu untuk menyiapkan pesanan dari masing-masing pelanggan, apa menu yang populer di tiap toko, berapa banyak karyawan yang bekerja dalam satu waktu, bagaimana harganya, dan bagaimana mereka bisa sepopuler itu.
     Apakah karena tempatnya instagrammable? Begitu kamu tahu alasannya, kamu bisa mengaplikasikan ide kreatif yang serupa di tokomu. But remember, jangan langsung menyalin ide tersebut mentah-mentah. Buat ide tersebut menjadi lebih relevan, sesuai dengan konsep bisnismu.

    Buat estimasi awal mengenai bisnismu

    Buat dokumen Excel berisi estimasi modal yang kamu butuhkan untuk memulai bisnis. Berapa banyak dana yang perlu kamu keluarkan di tahun pertama, serta berapa banyak yang kira-kira bisa kamu hasilkan di tahun pertama (ingat, angka yang mampu kamu hasilkan, bukan yang kamu impikan). 
    Setelah itu bandingkan jumlahnya, dan lihat apakah kamu sudah bisa mengambil untung setelah tahun pertama. Semisal kamu ingin membuka sebuah toko es krim; berapa harga satuannya? Jika kamu menjual kira-kira 20 es krim per hari, berapa yang bisa kamu dapatkan tiap harinya? Apakah jumlah uang yang kamu dapatkan cukup untuk membeli bahan-bahan es krim, menggaji para karyawan, membayar biaya sewa, sekaligus mengambil untung untuk diri kamu sendiri tiap bulannya?

    Cari nama bisnis yang menarik

    Cari nama yang singkat, unik, dan bisa dicari dengan mudah di internet. Tips untukmu, coba pikirkan nama yang menarik dengan dua suku kata (seperti Twitter, Facebook, Tinder, Starbucks, atau Lacoste). Akan lebih baik lagi jika kamu bisa menemukan nama yang memiliki arti personal sehingga kamu bisa mempromosikannya lebih mudah. Setelah itu, cari apakah merek dagang tersebut sudah pernah digunakan. 

    Persiapkan semua dokumen bisnisnya...

    Siapkan gambaran yang jelas mengenai konsep dan model bisnis kamu; nama merek dagangnya, slogan serta desain yang diinginkan, serta seperti apa bisnis tersebut nantinya. Setelah itu, daftarkan di kantor Dirjen Hak Kekayaan Intelektual. 
    Baiknya, kamu memiliki notaris selama proses tersebut, dan jangan gunakan PT jika perusahaan kamu bukan Perseoran Terbatas. Biaya pendaftarannya berkisar antara Rp2.000.000,- sampai Rp10.000.000

    pastikan kamu juga memiliki website khusus...

    Nama website yang baik pastinya adalah nama produk kamu sendiri, semisal MILKmakeup.com atau KopiYuk.com. Namun, cek kembali apakah nama domain tersebut sudah pernah digunakan sebelumnya. Lagi, jangan pernah malu jika kamu memang membutuhkan bantuan. 
    Gunakan jasa pembuatan website jika kamu kurang mengerti prosesnya. Biayanya sangat beragam, mulai dari Rp3.000.000,- hingga Rp10.000.000,-, sesuai dengan tampilan situs.
    Buatlah patform social medianya juga ini sangat membantu membranding bisnis yang nanti dijalankan

    Daftarkan bisnismu
    Ini yang paling penting, pastikan kamu mendaftarkan usaha tersebut di Direktorat Jenderal Pajak untuk mendapatkan ijin dan NPWP. Siapkan Tanda Daftar Perusahaan, Surat Ijin Usaha Perdagangan, Rapat Umum Pemegang Saham, serta Surat Keterangan Domisili Perusahaan. Tidak mengerti apa saja surat-surat tersebut? Berarti kamu membutuhkan notaris untuk mengurus hal-hal itu
  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    GET A FREE CONSULTATION

    ADDRESS

    Cibubur 2 Kec Ciracas 13720, Jakarta Timur

    EMAIL

    ibayu1@gmail.com
    indrabayu@nano.or.id

    TELEPHONE

    +62817 6372 724

    MOBILE

    +62817 6372 724