SEO CONSULTANT

I am a Social Media Manager

Seoindek

SEO SEM DIGITAL MARKETING AGENCY yang tepat untuk anda yang ingin branding dan mempromosikan website dan merk dagang anda serta menjaga nama baik perusahaan anda dimata masyarakat luas. Social Media Management memberi masukan untuk iklan anda didalam sosial media yang efektif dan tidak memakan banyak biaya di dalam kampanye iklan anda

  • Jl Lapangan tembak cibubur, Jakarta Timur.
  • WA : 0817-6372-724
  • ibayu1@gmail.com
  • www.seoindek.com
Me

My Professional Skills

CONSULTANT SEO,SEM,CONTENT CRO LBO WEBMASTER WEB DEVELOPMENT GOOGLE ANALYTIC GOOGLE ADWORDS SOCIAL MEDIA AND DIGITAL MARKETING.

SEO 90%
Web Development 90%
Content 95%
Wordpress 100%

Seo Consultancy

We help you define your SEO objectives and develop a realistic strategy with you. You may have in-house marketing teams who require support and guidance, or you may need us to be your full SEO team. We work in both ways and advise on the best approach

Keyword and Market research

Solid keyword and market research help guide SEO strategy and allow us to provide realistic projections and forecasts of opportunity within your market. We don't make wild estimations or promises we can't keep.

Seo Onsite

We analyse your website’s structure, internal architecture other key elements that are weighted within the search engines algorithms to provide recommendations for improved relevancy alignment in targeting your keywords.

Link Strategy

Link Building is outdated terminology for marketing online. It’s often forgotten or not given the level of expertise and time it deserves, but links are still the fundamental signal used within scoring.

Content Marketing

The marketing campaign is compelling content and our team of creatives, including writers, and developers have helped many brands get talked about in mainstream media, to industry leading publications and blogs.

Social Media Promotion

While the search engines are still in their infancy in understanding and using social signals algorithmically in scoring, it's important to reach your audience across all channels and amplify your content and message.
0
completed project
0
design award
0
facebook like
0
current projects
  • Sistem Informasi Pemasaran dengan intelligent Marketing cocok banget

    sistem informasi pemasaran


    Ada Beberapa pertanyaan datang dari teman saya yang ingin tahu banyak tentang sistem pemasaran yang menjadikan sales itu apa saja.
    Tidak mudah menjalankan pemasaran apalagi yang mau kita bangun dan kita pasarkan adalah produk yang sudah ada saingannya atau kompetitor. Atau juga ada sebuah produk baru yang akan di branding di kenalkan ke konsumen kita dan menjadikannya sales.

    Sebelumnya kita akan mempelajari SIP

    Kita akan tahu Sistem Informasi Pemasaran (SIP) adalah suatu sistem yang terdiri dari orang-orang, peralatan, dan prosedur-prosedur untuk mengumpulkan, menyortir, menganalisis, mengevaluasi, dan mendistribusikan informasi yang tepat waktu, akurat, dan dibutuhkan kepada para pembuat keputusan pemasaran. Maksudnya para manager dan direktur pemasaran

    Lalu Apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi Pemasaran atau Marketing Information System ?


    Sistem Informasi Pemasaran (SIP) adalah sebuah sistem yang menganalisis dan menilai informasi pemasaran, yang dikumpulkan terus menerus dari sumber-sumber di dalam dan di luar organisasi atau serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan, dan menyimpan diantisipasi informasi keputusan pemasaran biasa, secara terus menerus. 

    Suatu sistem informasi dapat digunakan oleh departement operasional, manajerial, dan departement strategis untuk beberapa aspek pemasaran. 

    Informasi pemasaran yang tepat waktu memberikan dasar bagi keputusan seperti pengembangan produk atau perbaikan, harga, kemasan, distribusi, pemilihan media, dan promosi.

    Selain itu, Sistem Informasi Pemasaran (SIP) sebagai “sebuah sistem yang menganalisa dan menilai informasi pemasaran, yang dikumpulkan terus menerus dari sumber-sumber di dalam dan di luar organisasi atau toko.”

    Selanjutnya, "Sistem Informasi Pemasaran secara keseluruhan dapat didefinisikan sebagai struktur set prosedur dan metode untuk reguler, direncanakan pengumpulan, analisis dan penyajian informasi untuk digunakan dalam pembuatan keputusan pemasaran. " (Kotler, at al, 2006)
    intelligent marketing

    TUJUAN MARKETING INFORMATION SYSTEM

    Secara garis besar tujuan dari sistem informasi pemasaran adalah:
    1. Menyediakan informasi yang berkaitan dengan situasi internal (sumber daya perusahaan) dan situasi eksternal seperti: perilaku konsumen, pesaing, saluran distribusi, kebijakan publik dan tujuan lain yang diinginkan manajemen pemasaran.
    2. Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, penetapan sasaran, strategi, program, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
    3. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

    RUANG LINGKUP MARKETING INFORMATION SYSTEM

    Lingkup pemasaran terdiri dari:
    1. Barang
    2. Jasa
    3. Pengalaman
    4. Peristiwa
    5. Orang
    6. Tempat
    7. Properti
    8. Organisasi
    9. Informasi
    10. Gagasan

    STRUKTUR UTAMA

    Menurut Robert Jamon (2003), sistem MKIS mengarah pada empat komponen: (1) Antarmuka Pengguna, (2) Perangkat Lunak Aplikasi, (3) Database, dan (4) Dukungan Sistem. Berikut ini adalah deskripsi dari masing-masing komponen ini.
    1. Pengguna Antarmuka. Unsur penting dari Sistem Informasi Pemasaran adalah manajer yang akan menggunakan sistem dan antarmuka yang mereka butuhkan untuk secara efektif menganalisis dan menggunakan informasi pemasaran. Desain sistem akan tergantung pada jenis keputusan yang diperlukan oleh manajer.
    2. Aplikasi Perangkat Lunak. Adalah program yang menggunakan pembuat keputusan pemasaran untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengelola data untuk tujuan mengembangkan informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan pemasaran.
    3. Database Marketing. Database pemasaran adalah suatu sistem di mana file data pemasaran diatur dan disimpan.
    4. Dukungan Sistem. Komponen ini terdiri dari manajer sistem yang mengelola dan memelihara aset sistem termasuk perangkat lunak dan perangkat keras jaringan, memantau kegiatan dan memastikan bahwa sistem patuh terhadap kebijakan organisasi.

    KOMPONEN YANG MEMBENTUK MARKETING INFORMATION SYSTEM

    Menurut Philip Kotler, empat komponen yang membentuk sistem MKIS adalah Laporan internal (Records) Sistem, Sistem Riset Pemasaran, Sistem Intelijen Pemasaran, dan Sistem Pendukung Pemasaran Keputusan.
    1. Internal Laporan Sistem: Ini catatan berbagai data dari departemen yang berbeda dari sebuah perusahaan, yang dianggap sebagai sumber utama informasi.
    2. Marketing Sistem Intelijen: Ini adalah sumber utama yang digunakan oleh manajer untuk memperoleh informasi harian dari lingkungan eksternal, maka membantu manajer untuk bereaksi terhadap berubah dengan cepat.
    3. Marketing Sistem Penelitian: Hal ini digunakan untuk mengumpulkan data primer dan sekunder, dan menampilkan hasilnya dalam bentuk laporan.
    4. Marketing Sistem Pendukung Keputusan: Dibandingkan dengan penyediaan data oleh tiga sistem sebelumnya, lebih berfokus pada pengolahan data [2]

    MANFAAT MARKETING INFORMATION SYSTEM

    1. Mengetahui apa saja kebutuhan pelanggan
      Sistem informasi pemasran mengolah data-data pemasaran sehingga perusahaan dapat mengetahui barang atau jasa apa yang disukai atau tidak disukai oleh pelanggan serta kebutuhan mengenai barang atau jasa apa saja yang diinginkan oleh pelanggan. Dengan adanya sistem informasi pemasaran yang akurat dapat dijadikan acuan manajer atau pimpinan dalam mengambil keputusan untuk memproduksi atau menyediakan suatu barang atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
    2. Mengetahui Perencanaan Strategi yang lebih efisien dan efektif
      Informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi pemasaran dapat digunakan untuk membuat perencanaan dan pemasaran yang lebih efisien dan efektif sehingga membuat perusahaan mampu mencapai sasaran pemasaran.
    3. Mengetahui Pesaing-pesaing yang mengancam perusahaan
      Informasi yang didapatkan dari sistem informasi pemasaran akan mengidentifikasikan dan meramalkan masalah-masalah pesaing yang akan mengancam kemajuan perusahaan atau usaha. Informasi yang dihasilkan juga dapat membantu menentukan keunggulan bersaing perusahaan atau usaha, misalnya harga yang lebih murah ataupun diferensiasi barang yang lebih bervariasi sehingga dapat dijadikan solusi untuk mengatasi pesaing yang akan mengancam kemajuan perusahaan atau usaha.

    KEUNTUNGAN MARKETING INFORMATION SYSTEM

    1. Dilakukannya pengumpulan data.
    2. Sebuah perspektif yang luas.
    3. Penyimpanan data penting.
    4. Menghindari krisis.
    5. Rencana pemasaran yang terkoordinasi.
    6. Kecepatan dalam memperoleh informasi yang cukup untuk membuat keputusan.
    7. Data dikumpulkan secara terus menerus selama beberapa periode waktu.
    8. Kemampuan untuk melakukan analisis biaya-manfaat.

    KELEMAHAN MARKETING INFORMATION SYSTEM

    Kelemahan dari marketing information system adalah membutuhkan biaya dan tenaga kerja yang tinggi dan besar di awal waktu serta proses persiapan sistem informasi yang kompleks.

    Bagaimana dengan cara penggunaannya ?
    Dalam artikel tersebut banyak sebuat teoritis jika kita orang awam sebuah pertanyannya adalah saya mau mencobanya tapi bagaimana?

    Didalam dunia marketing atau yang saya pelajari di dunia Digital Marketing pemasaran saat ini adalah menggunakan sebuah paltform yaitu social media baik itu Facebook atau pun Instagram ada juga dengan whatsaap. Dan jangan lupa di mesin pencari ada juga namanya Google atau lebih terkenal dengan SEM [search engine marketing].

    Baik di social media maupun di search engine keduanya mempunyai intelligent marketing yang bisa membantu menganalisa baik market yang tepat untuk Anda kembangkan, ataupun juga produk yang akan nantinya anda jual.

    memainkan minat dan memainkan strategi pemasan dengan lokal bisnis pun keduanya sangat bagus. Intinya pemasaran digital dan bukan digital mempunyai kriteria masing masing yang harus di tempuh dan dijalani. 
  • Kupas tuntas Manfaat Marketing B2B dengan B2C

    manfaat b2b dan b2c

    Ilmu marketing sangat banyak sekali yang paling fenomenal adalah mengusai ilmu marketing yang akan menjadi sales. Dalam konsep ilmu digital marketing sangat banyak persamaannya yaitu sebanyak banyaknya kita menarik orang untuk berkunjung ketempat kita. 
    Tetepi pembahasan dari itu saya akan mengesampingkan dulu ilmu digital marketing dan lebih untuk mengkupas tuntas ilmu marketing B2B (business to business) yang pernah saya sendiri jalani. Menangani bisnis yang diperlukan unutk bisnis orang lain adalah diperlukan skill khusus bukan kaleng kaleng bahasanya sekarang. Dikarenakan baik jasa maupun sofware atau alat sekali pun bermanfaat untuk bisnis orang lain,
    Sebagai pebisnis Anda telah memiliki bisnis atau baru ingin membuat bisnis lebih di kenalnya adalah start up bisnis, ada dua jenis dasar dari bisnis yaitu business to business (B2B) dan business to customer (B2C). Keduanya, B2B maupun B2C memiliki jenis model bisnis yang sangat berbeda, mulai dari segmen customer, strategi marketing, modal, sampai bagaimana rencana bisnis Anda kedepannya.
    B2B mengarahkan kita menjalin bisnis dengan bisnis lain yang membantunya mencapai sales atau meningkatkan profit. Arah meningkatkan profit dengan cara ketika bisnis model mereka sangat butuh bisnis model yang kita punyai.
    Sekarang kami akan mencoba menjelaskan dahulu apa perbedaan dari B2B dengan B2C, kemudian kami akan membahas bagaimana perbedaan strategi marketing keduanya. Selain itu kami juga akan membahas bagaimana tips marketing B2B dan B2C lalu bagaimana caranya menjual bisnis ke perusahaan. Akan tetapi sebelum itu, sesuai urutan, kami akan mengajak Anda untuk mengetahui apa sebenarnya B2B dan B2C.
    b2b

    Apa itu business to business atau B2B?

    Business to business atau B2B adalah transaksi yang dilakukan secara elektronik maupun fisik dan terjadi antara entitas bisnis satu ke bisnis lainnya. Ketika Anda melihat yang di garis tebal, B2B merupakan penjualan produk atau jasa yang diberikan oleh bisnis tersebut dan diperuntukkan untuk bisnis lain, bukan kepada customer.
    Contohnya, Saya sendiri menangani bisnis agency dan bisnis saya tawarkan kepada perusahaan baik di Indonesia maupun Rumah sakit di Korea Selatan. Dan keduanya perusahaan tersebut memerlukan saya untuk mendapatkan konsumen, bisnis yang Saya tawarkan berupa konsultasi, digital marketing ataupun menjadikan bagian dari mereka baik langsung maupun tidak langsung. Dan team mereka menjemput bola yaitu konsumen yang datang dan menjadikannya profit.

    Bagaimana dengan business to customer atau B2C?

    Kebalikan dari B2B, business to customer atau B2C adalah bisnis yang melakukan pelayanan atau penjualan barang atau jasa kepada konsumen perorangan atau grup secara langsung. Dengan kata lain, bisnis yang Anda lakukan berhubungan langsung dengan konsumen bukan perusahaan atau bisnis lainnya.
    Untuk contohnya, Anda misalkan mempunyai bisnis sembako. Ketika Anda menjual barang kepada konsumen perorangan, itu berarti bisnis Anda B2C alias business to customer. Akan tetapi jika Anda menjual sembako dalam jumlah besar kepada bisnis lain, itu berarti bisnis Anda adalah B2B bukan lagi B2C.
    Secara garis besar hampir semua produk B2C dapat menjadi produk B2B, tetapi produk B2B sangat sedikit digunakan oleh konsumen perorangan secara langsung. Sebagai contoh bisnis katering Anda tidak bisa Anda dijual perorangan, tetapi bisnis sembako bisa Anda jual sesama pebisnis.

    Sekarang tentang perbedaan strategi marketing B2C dan B2B

    Setelah mengetahui perbedaan mendasar antara B2C dan B2B sekarang kami akan membahas bagaimana perbedaan strategi marketing keduanya. Strategi marketing mempunyai faktor yang cukup siginifikan terhadap kelangsungan bisnis, karena ketika Anda salah melakukan strategi marketing, bisnis Anda bisa rugi cukup besar.
    Jika melihat secara risiko, bisnis atau produk dari B2B memiliki risiko yang lebih besar dibandingkan B2C. Dikarenakan produk yang Anda hasilkan harus dalam jumlah yang cukup besar, biaya perawatan dan pembuatan yang harus Anda keluarkan juga sedikit lebih besar.
    Kita akan ambil contoh bisnis katering (B2B), jumlah risiko mengalami kerugian lebih besar daripada bisnis sembako (B2C). Akan tetapi keuntungan yang didapat jauh lebih besar bisnis katering daripada bisnis sembako.

    Bagaimana strategi marketing di B2C?

    Sekarang kita akan membahas satu persatu bagaimana strategi marketing dari B2C maupun di B2B. Marketing B2C atau business to customer kuncinya adalah bagaimana caranya Anda bisa memainkan emosi pelanggan, membuat iklan yang menarik, harga yang bersaing serta kualitas produk yang bagus. Sekali lagi kami akan mengatakan bahwa kepercayaan pelanggan di dunia bisnis adalah nomor 1, tinggal bagaimana Anda bisa melakukan beberapa strategi marketing untuk mendapatkan kepercayaan tersebut.
    Kami akan mencontohkan strategi marketing di B2C di bisnis sembako. Strategi sederhananya adalah Anda bisa membuat harga yang sangat bersaing. Untuk itu sangat penting Anda mengetahui beberapa pesaing Anda yang sejenis. Ketika bisnis lain mempunyai harga beras lebih murah, Anda harus mempunyai strategi bagaimana membuat beras dengan harga lebih murah tetapi kualitas sama atau bahkan lebih baik.

    Lalu bagaimana dengan cara marketing di B2B?

    Strategi marketing B2B adalah bagaimana Anda bisa membuat calon pelanggan Anda percaya terhadap kualitas brand Anda. Pelanggan Anda yang merupakan pemilik bisnis tentu akan membandingkan seberapa kuat brand Anda dengan brand lain, serta apakah brand Anda ini dapat dipercaya.
    Maka dari itu Anda harus memperkuat kualitas bisnis Anda. Bagaimana kualitas produk Anda, kualitas pelayanan Anda sampai komunikasi dengan pelanggan Anda harus terus diperbaiki. Ketika pelanggan Anda adalah bisnis/perusahaan, Anda harus membangun relasi yang cukup kuat di sektor bisnis ini.
    “Perbedaan mendasar dari target marketing B2B adalah pelayanan, kualitas produk dan kepercayaan. Sedangkan pada B2C yang harus Anda dahulukan lebih kepada kepuasaan pelanggan terhadap produk serta harga yang bersaing.” 

    Bisnis B2B dan B2C mempunyai target marketing yang sangat berbeda

    Bisnis B2B dan B2C sudah jelas mempunyai target marketing yang sangat berbeda, untuk B2C Anda mempunyai target marketing perorangan atau grup. Lalu untuk B2B, target marketing Anda adalah bisnis/perusahaan. Serta yang menjadi perbedaan lagi adalah kemampuan pembelian antara B2C dan B2B sangat berbeda, untuk B2C Anda tidak bisa memprediksi daya beli calon pelanggan Anda. Tetapi untuk B2B Anda bisa mempunyai calon pelanggan yang mempunyai daya beli sangat tinggi, karena target marketing Anda perusahaan/bisnis yang sudah besar dan tentu mempunyai uang yang cukup banyak.
    Di B2C Anda bisa membuat promosi di sosial media dan membuat website karena disitulah seharusnya Anda akan mempunyai banyak calon pelanggan. Di sosial media, Anda bisa berinteraksi dengan pelanggan dan membuat “fans” Anda sendiri. Selain sosial media dan website, Anda juga bisa membuat strategi marketing iklan di media cetak atau brosur. Cara ini bisa berguna ketika Anda akan memasuki pasar baru.
    Sedangkan untuk target marketing B2B tentu sangat berbeda. Para pebisnis atau perusahaan tidak akan langsung tertarik dengan produk yang Anda iklankan di internet atau di brosur-brosur. Ketika volume pembelian yang dilakukan sangat tinggi, pebisnis atau perusahaan tersebut akan melihat secara detail seperti apa produk dan brand yang Anda punyai, bagaimana track record, bagaimana testimoni pelanggan lain dan hal-hal detail lainnya.
    Walaupun target marketing B2B terlihat cukup sulit karena mendekati perusahaan/bisnis memang berbeda dengan karyawan, tapi ternyata itu menjadi salah satu keuntungan di B2B. Anda mempunyai target yang sangat segmented atau sudah terkategorikan, itu berarti Anda bisa melakukan strategi marketing yang terfokus.
    Itu merupakan perbedaan mendasar marketing, bagaimana strategi marketing serta target marketing di B2B dan B2C. Biasanya para pelaku bisnis menghiraukan hal-hal tersebut dan langsung saja membuat bisnis tanpa membuat strategi marketing dan melihat siapa target marketingnya. Semoga dengan membaca artikel ini Anda bisa membandingkan dan membuat strategi marketing baru untuk bisnis Anda.
  • Langkah-Langkah Sukses Menjadi Seorang Content Creator

    Belajar Menjadi Seorang Content Creator

    Di era digital sekarang ini, informasi yang akurat, jelas, dan terpercaya  menjadi sebuah nilai plus tersendiri bagi si pemilik website, apalagi isi informasi yang di sampaikan menarik sehingga pengunjung akan dengan sendirinya kembali ke website kita dan hal itu menjadi keuntungan bagi kita dengan posisi website semakin naik, menduduki di halaman utama google.

    Perlu diketahui, Ada salah satu profesi yang berperan penting sekali dalam berhasil nya sebuah website itu, di dalam menyajikan informasi" yang menarik pembaca nya yaitu seorang content creator. 
    Content creator adalah profesi yang kini sedang naik daun di era perkembangan dunia digital.  Tugas seorang content creator adalah membuat suatu konten , baik berupa tulisan, gambar, vidio, suara ataupun gabungan dari dua atau lebih materi. Popularitas dan endorse dari berbagai brand, tentu saja menantang setiap orang untuk mencobanya. Apakah kalian tertarik untuk menjadi seorang content creator ?
    Yuk lihat penjelasan lengkapnya dibawah ini, siapa tau salah satu dari kalian ada yang menjadi seorang content creator ternama di internasional nanty , :-) aamiin

    Langkah-Langkah Sukses Menjadi Seorang Content Creator sebagai berikut :


    Content creator


    A. Memilih konten yang sesuai dengan hoby / keahlian kita
    Jika kalian akan menjadi seorang content creator, hal pertama yang harus dipersiapkan adalah konten apa yang ingin kalian berikan (harus fokus pada satu konten).  
    Pilih konten yang sesuai dengan hoby / keahlian yang kalian miliki saat ini.
    Karena memilih konten dengan hoby atau keahlian yang kita kuasai, akan mempermudah kita dalam  membuat konten-konten yang baru tentunya dan menarik.
    Mungkin bisa jadi lewat hoby itu, kalian dapat menghasilkan keuntungan.
    intinya Banyak belajar dari para content creator yang sangat passionate dalam bidangnya, salah satu contohnya adalah Reza Oktovian yang naik daun dengan konten gaming nya.

    B. Mempunyai karya yang original 
    Menjadi seorang content creator merupakan sebuah upaya yang susah-susah gampang siih, pasalnya profesi content creator ini sudah banyak diluar sana, yang pasti dalam tingkat persaingan akan semakin tinggi karena kalian harus benar-benar berhadapan dengan content creator lain nya. Jika ingin memulai profesi ini, yang awal nya dari 0 subscriber atau 0 followers, pastikan untuk memiliki karya yang original, karena dengan memiliki karya yang original alias tidak copy paste akan membuat konten anda banyak dikunjungi dan menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung.

    C. Selalu update dengan Hal Kekinian
    Menjadi seorang content creator menuntut kalian untuk selalu update dengan perkembangan tren masa kini, terutama dari pembahasan yang sedang hangat dibicarakan, yang lagi viral di dunia maya. Dengan membuat konten yang selalu update, akan menjadi sebuah keuntungan bagi kalian , dengan sendirinya pengunjung akan menyempatkan waktunya untuk singgah ke website kalian dan bahkan website kalian dijadikan refrensi pertama kali saat pengunjung mencari sebuah informasi.

    D. Multitasking
    Seorang content creator dituntut untuk selalu bisa multitasking dalam berbagai macam hal. Karena semakin banyak hal / ilmu yang kita kuasai, akan membuat orang lain tambah percaya dengan kita.  Ada banyak hal yang harus dipelajari mulai dari menulis Wording yang Readable, belajar bongkar pasang kamera, hp , belajar dipotret, mengatur feed instagram dan masih banyak yang lain nya.
    Berbagai media yang di tuju pun sangat luas, mulai dari youtube, instagram, twitter, facebook, hingga blog. Salah satu komponen yang penting bagi seorang content creator adalah memiliki foto-foto dengan kualitas baik untuk mendukung personal branding.

    E. Konsisten dalam berkarya 
    Tantangan terberat bagi seorang content creator adalah bisa selalu konsisten untuk berkarya. Untuk menjaga konsisten ini, mulailah untuk mengatur postingan dengan lebih teratur, karena pengunjung akan lebih senang mencari informasi yang selalu update, relavan.

    G. Sungguh-sungguh dan belajar dari pengalaman diri sendiri dan orang lain
    belajar bertukar pikiran bersama membangun kerukunan dan kekompakan keberhasilan

    Istilah pepatah mengatakan ' Carilah ilmu sampai ke negeri cina ' . Istilah ini menggambarkan bahwa betapa penting nya tentang  belajar (mencari ilmu )  karena mencari ilmu itu tidak terbatas dengan usia, kondisi dan juga tempat termasuk ilmu sebagai seorang content creator ini.
    Belajarlah dari pengalaman diri sendiri dan orang lain, karena dengan belajar dari pengalaman,
    kita akan lebih bijak dalam mengambil sebuah sikap, mana yang paling baik bagi kita dan kita akan lebih hati-hati lagi dalam mengambil sebuah keputusan dan alangkah baiknya jika kita juga belajar dari pengalaman oranglain, minta masukan dan saran-saran yang membangun.
    Bagi kalian yang baru masuk kedunia content creator ini, teruslah belajar dan banyakin latihan-latihan jangan pernah menyerah untuk selalu mencoba sesuatu hal-hal yang baru.

    Hal terpenting dalam membuat konten adalah mengandung isi yang bermanfaat dan hal yang dibutuhkan banyak orang, misal nya tutorial, tips, ataupun yang sifatnya news news timeless.

    Itulah deretan tips yang bisa diterapkan bagi kalian yang ingin menjadi seorang content creator. Semua tentunya membutuhkan proses yang tidak langsung berjalan lancar, tetap komitmen , dan selalu mau belajar (menambah ilmu) dan jangan pernah merasa puas dengan apa yang sudah kita kuasai saat ini dan yang terpenting adalah berdoa ^-^

    Semoga kalian bisa menjadi seorang content creator yang handal dan profesional ia .


  • Over 600,000+ Readers

    SEO SEM DIGITAL MARKETING

    94% OF CONSUMERS SEARCH ONLINE BEFORE MAKING A PURCHASE Not all search listing on page one of Google are the same. So while you might be running Google AdWords or appear on Google Maps you are likely missing out on the bulk of the business.Everyone wants to be on the first page, but not everyone deserves to be there. Your business, brand and website have to earn that right. Google now use over 200 signals in their algorithm for scoring and last year, there were over 540 quality improvements to their search algorithm alone.